Editor Downcodes telah mengetahui bahwa Intel akan merilis akselerator AI Gaudi3 yang sangat dinanti minggu depan. Chip ini, yang dikenal sebagai pahlawan AI Intel, dirancang untuk menangani pelatihan AI skala besar dan tugas inferensi, memiliki skalabilitas tak terbatas, dan memiliki harapan besar untuk menantang NVIDIA, yang mendominasi pasar chip AI. Peluncuran Gaudi3 merupakan penerapan strategis penting Intel di bidang AI, dan juga menunjukkan bahwa persaingan perangkat keras AI akan semakin ketat di masa depan.
Rencana Intel pada tahun 2024 berjalan dengan mantap. Perusahaan mengumumkan bahwa akselerator AI terbarunya, Gaudi3, diperkirakan akan dirilis secara resmi minggu depan. Gaudi3 dikenal sebagai pahlawan AI Intel dan dirancang untuk menangani tugas pelatihan dan inferensi berskala besar, dengan skalabilitas tak terbatas.
CEO Intel Pat Gelsinger pertama kali meninjau akselerator pada konferensi Intel AI Everywhere tahun lalu. Pada acara "Intel Vision 2024" berikutnya, Intel menegaskan kembali rencana rilis Gaudi3 untuk mengatasi meningkatnya permintaan akan semikonduktor berkinerja tinggi yang dapat melatih dan menerapkan model AI skala besar.
Intel mengklaim bahwa Gaudi3 dua kali lebih hemat energi dibandingkan generasi sebelumnya dan dapat menjalankan model AI 1,5 kali lebih cepat dibandingkan GPU NVIDIA H100. Dibandingkan dengan NVIDIA, Intel mengatakan chipnya mengonsumsi lebih sedikit daya. Perlu dicatat bahwa NVIDIA saat ini menguasai sekitar 80% pasar chip AI, dan GPU NVIDIA telah menjadi pilihan pertama bagi pengembang AI dalam setahun terakhir.
Meskipun NVIDIA sudah lebih maju secara teknologi dibandingkan Intel, dan produk seri Blackwell-nya mengalami penundaan, hal ini terutama disebabkan oleh masalah mask yang ditemui selama produksi chip, dan bukan karena cacat desain. Seri Blackwell menjanjikan peningkatan performa AI yang signifikan dibandingkan kompetitor seperti AMD MI300X, yang juga rencananya akan segera diluncurkan oleh AMD.
Sekarang, dengan waktu peluncuran produknya, Intel berada dalam posisi kompetitif yang lebih baik melawan NVIDIA Blackwell dan AMD MI300X. Akselerator Gaudi3AI dirancang untuk meningkatkan kinerja aplikasi AI secara dramatis, mendukung AI generatif terbaru dan model bahasa besar di pusat data. Dipasangkan dengan prosesor Intel Xeon, Gaudi3 dapat memberikan kinerja dan keandalan kelas perusahaan dalam berbagai skenario aplikasi seperti pembuatan 3D, terjemahan bahasa, analisis sentimen, dan pembuatan gambar.
Menantikan tahun 2025, penerus Gaudi3, Falcon Shores, akan menggabungkan kemampuan AI Gaudi dengan GPU Intel yang kuat untuk membentuk produk baru, yang akan menambah keunggulan kompetitif Intel di pasar.
Gaudi3 berkinerja baik dalam pengujian, mendukung Llama open source Meta dan model Falcon TII, menunjukkan potensinya dalam pelatihan dan penerapan Difusi Stabil dan model pengenalan suara Whisper OpenAI.
Menyorot:
Akselerator Gaudi3 akan dirilis minggu depan dan memiliki efisiensi energi yang tinggi serta kemampuan komputasi yang cepat.
⚡️ Intel mengklaim dua kali lebih hemat energi dibandingkan pendahulunya, melampaui NVIDIA H100.
Falcon Shores yang diluncurkan pada tahun 2025 akan semakin meningkatkan daya saing Intel di bidang AI.
Peluncuran Gaudi3 menandai peluncuran serangan balik yang kuat dari Intel di bidang chip AI. Performanya yang tinggi dan efisiensi energinya yang tinggi akan membawa kemungkinan-kemungkinan baru bagi industri AI, dan perkembangannya di masa depan patut dinantikan. Editor Downcodes akan terus memperhatikan perkembangan tindak lanjut Gaudi3, jadi pantau terus!